Keinginan Orgasme Bisa Merusak Aktivitas Bercinta?

shares

loading...
Orgasme merupakan puncak kepuasan dari aktivitas bercinta yang dilakukan pasangan. Inilah sebabnya mengapa hampir semua orang menganggap bahwa orgasme harus dapat dicapai saat melakukan hubungan seksual.

Pada saat yang sama, jika salah satu atau keduanya tidak mencapai puncak, aktivitas seksual dianggap gagal dan tidak memenuhi syarat. Hal ini akan menyebabkan pasangan menganggap ada yang salah dengan hubungan yang terjalin atau bahkan diri mereka sendiri.

Banyak peneliti menyebutkan bahwa selalu ada keinginan untuk berhasil mencapai orgasme yang disebut dengan orgasmic imperative atau kewajiban orgasme. Para peneliti justru melihatnya sebagai suatu hal yang negatif, karena membuat pasangan menjadi tertekan untuk memastikan bahwa dia maupun pasangannya harus mencapai puncak seks atau orgasme.

Seperti dilansir laman Dailystar beberapa waktu lalu, para ahli terapis seks menyebutkan bahwa dorongan harus mencapai orgasme tersebut bisa berbahaya dan bisa menghancurkan sebuah hubungan. Menurut terapis seks, orang cenderung melihat seks sebagai aktivitas yang membutuhkan pencapaian yaitu orgasme, dibanding interaksi yang lembut antarpasangan.

Hal ini membuat pasangan melihat orgasme sebagai sesuatu yang wajib diraih untuk dirinya maupun pasangan bercintanya. Sebagai gantinya, terapis sek merekomendasikan bahwa pasangan tidak perlu terlalu memikirkan hal tersebut. Yang harus dilakukan justru menikmati seks itu sendiri. Semakin khawatir pasangan tidak bisa orgasme, kemungkinan untuk mencapainya pun semakin kecil.

Kegelisahan tentang pencapaian orgasme dapat mengganggu aktivitas bercinta pasangan, dan hal ini menyebabkan mereka tidak dapat menikmati seks secara utuh dan menyenangkan. Untuk mengatasinya, usahakan jangan terlalu khawatir tentang apakah Anda dan pasangan bisa mencapai orgasme atau tidak. Tak perlu terobsesi tentang hal itu, nikmati saja momen aktivitas bercinta yang Anda lakukan bersama pasangan.
loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment