Inilah Tanda Pria yang Alami Penurunan Gairah Bercinta
loading...
Wanita paruh baya mengalami apa yang disebut menopause, yaitu penurunan hormon estrogen secara signifikan. Pada pria hal ini juga umum terjadi, tetapi prosesnya lebih lambat. Memasuki usia paruh baya, testis pria akan mengalami proses degenerasi dan mulai mengurangi kemampuannya untuk menghasilkan hormon testosteron, atau yang disebut dengan andropause.
Spesialis seks Dr. Nugroho Setiawan, MS., SpAnd., mengatakan bahwa tanda pria yang mengalami penurunan hormon testosteron dapat terlihat lebih nyata karena berpengaruh secara fisik. Apa tanda-tanda pria yang kekurangan hormon testosteron? Berikut penjelasannya.
Libido rendah
Testosteron adalah hormon yang berguna untuk meningkatkan gairah seks pada pria dan wanita. Jadi ketika seorang pria mengalami andropause, maka secara alami ia mulai kehilangan gairah seks atau libidonya.
Dr. Nugroho memberikan contoh, ketika muda mungkin dapat bercinta tiga kali seminggu, tetapi pada usia 30 tahun ke atas frekuensinya dapat berkurang menjadi seminggu sekali saja. Untuk mengatasi hal ini, pria dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan terapi hormon agar gairah bercintanya meningkat.
Kesulitan ereksi
Karena berhubungan dengan gairah seks, kurangnya testosteron juga dapat mempengaruhi kemampuan penis untuk ereksi. Tanpa stimulasi dorongan seks yang tinggi, penis akan kesulitan untuk ereksi seperti biasanya. Pada seorang pria paruh baya ia masih mungkin mendapatkan ereksi tetapi dengan kekerasan yang kurang maksimal.
Cepat lelah
Seperti dikutip laman WebMD, kelelahan adalah salah satu gejala umum dari kurangnya hormon testosteron. Seorang pria bisa merasa kurang berenergi atau bahkan sangat lelah padahal aktivitas yang dilakukannya sama seperti hari sebelumnya.
Tinggi berkurang
Menurut Dr. Nugroho, testosteron adalah hormon yang diperlukan tulang untuk menyerap kalsium secara optimal. Karena itu, ketika kekurangan hormon testosteron, maka kekuatan tulang juga akan berkurang. "Pria yang menderita kekurangan testosteron, penyerapan kalsium oleh tubuh tidak akan maksimal. Hal itu bisa menyebabkan osteoporosis," kata Dr Nugroho. Karena ada penurunan massa tulang, maka tinggi badan secara keseluruhan pun akan ikut berkurang.
Penurunan kinerja otot
Selain tulang, testosteron juga membantu membangun otot dalam tubuh pria. Sehingga ketika jumlahnya dalam tubuh berkurang, maka kekuatan dan massa otot juga mengalami penurunan. Kondisi ini dapat diamati ketika seorang pria berolahraga, tetapi hasilnya tidak seperti biasanya.
loading...
0 comments:
Post a Comment